Polisi: Kena Tilang Ganjil Genap, Tukar Rp500 Ribu atau Dipenjara

VIVA   –  Hari pertama penindakan ganjil sempurna di Jakarta Barat dilakukan Satlantas Wilayah Jakarta Barat dengan sanksi tilang di tempat. Belasan kendaraan yang melanggar berhasil terjaring, pada perempatan Tomang, Palmerah, Jakarta Barat.

Kasat Lantas Jakarta Barat Kompol Purwanta mengatakan, pihaknya telah bersiaga melakukan razia eksentrik genap, sejak pukul 06. 00 WIB pagi, di perempatan Tomang. PetugasSatlantas bekerja sama dengan Dinas Perhubungan.

Berhubung hari ini tanggal genap, apabila ada kendaraan mobil berplat ganjil berjalan, maka para petugas langsung mengeluarkan kendaraan tersebut.  

Baca juga:   Pemerkosa Wanita di Bintaro Rencana Awalnya Mau Merampok

Purwanta menjelaskan, sosialisasi ganjil sempurna sudah berakhir sejak Minggu kemarin, dan mulai Senin ini merupakan penindakan perdana tilang ganjil penuh.  

“Sosialisasi kemarin sudah kami perpanjang. Jadi, untuk alasan tidak tahu sudah tidak berlaku lagi untuk kami sebab sosialisasi sudah cukup panjang, ” ujar Purwanta ditemui di perempatan Tomang, Senin 10 Agustus 2020.

Purwanta menjelaskan ada dua metode tilang yang diterapkan dalam pelanggaran ganjil genap. Yakni tilang elektronik & tilang konvensional yang mana keduanya sama-sama di berikan sanksi dam atau penjara.

“Pengendara yang terkena tilang dapat menunjuk dua opsi yakni denda Rp500 ribu atau penjara dua bulan” ujarnya.

Purwanta mengutarakan bahwa penindakan ganjil genap kudu segera diberlakukan, setelah sempat pampat tiga bulan karena pembatasan baik berskala besar (PSBB).   Kejadian itu karena arus lalu lintas di Jakarta mulai kembali penuh. Sementara ruas jalan cukup sempit.

Terlebih penerapan asing genap diyakini dapat mengurangi penularan COVID-19 karena terjadi kelengangan di ruas jalan.   “Jadi saya menyambut baik Pergub Nomor 88 Tahun 2019 yang bertujuan untuk kelancaran lalu lintas di Jakarta, ” ujarnya.

Purwanta mengatakan,   penertiban ganjil penuh akan rutin dilakukan setiap hari, dimulai pada hari ini & seterusnya dari pukul 06. 00 WIB sampai 10. 00 WIB dan pukul 16. 00 WIB sampai 21. 00 WIB.

Sementara di hari prima penindakan ini, sampai pukul 08. 00 WIB sudah 12 mobil terkena sanksi tilang ganjil lengkap. “Di pagi hari ini, telah 12 pengendara yang ditilang karena melanggar ganjil genap, ” ujarnya.