Oknum Polisi di Riau Terlibat Narkoba, Penangkapan Bak Film Action

VIVA   – Jajaran Direktorat Narkoba Polda Riau menangkap  oknum polisi  berpangkat hero yang terlibat penyelundupan 16 kilogram  sabu. Oknum polisi tersebut berinisial IZ (55).   Dari fakta yang diterima, oknum polisi  itu berpangkat komisaris polisi (kompol). Dia menjabat Kepala Seksi Identifikasi Direktorat Reserse Kriminal Umum  Polda Riau.

Dalam proses interpretasi tersebut, terlihat aksi kejar-kejaran antara anggota Ditresnarkoba Polda Riau secara tersangka.

Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Polisi Sunarto menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal saat anggota mendapatkan bahan mengenai adanya transaksi narkoba macam sabu di wilayah Kota Pekanbaru pada Jumat, 23 Oktober  burit sekitar jam 16. 00 WIB.

“Tim dari Direktorat Narkoba langsung bergerak melakukan penyelidikan untuk mengetahui pembicaraan tersebut, ” kata Sunarto kala dikonfirmasi, Sabtu, 24 Oktober 2020.

Baca serupa:   50 Kilogram Sabu Ditemukan di Perkebunan Sawit Riau

Sunarto menuturkan, pihaknya mendapatkan informasi salah seorang tersangka bernama  HW  (51 tahun), seorang wiraswasta yang beralamat di Ustaz Permata Perum. Villa Permata Bagus Blok E No  25 ditelepon oleh seorang bernama HR (yang saat ini telah ditetapkan sebagai DPO) untuk mengambil sabu dalam jalan Parit Indah Pekanbaru.

Kemudian simpulan HW menelepon tersangka IZ (55 Tahun) yang beralamat di bulevar Arifin Ahmad Gang Merpati buat ikut menjemput barang di ustaz Parit Indah.

“Kemudian tersangka IZ (mengendarai mobil Blazer hitam BM 1306 VW), datang ke rumah tersangka HW untuk menjemput barang, ” katanya.

Selanjutnya kedua tersangka meninggalkan menuju jalan Parit Indah & setiba disana, sebuah motor Honda mendekati mobil dan pria dengan dibonceng langsung memberikan dua tas ransel diduga berisikan sabu ke di mobil Blazer.  

Para pelaku diduga mengatahui adanya petugas sedang mengintai, sehingga Mobil Blazer melarikan diri. Kemudian dilakukan pengejaran oleh petugas hingga dilakukan tindakan tegas dengan melakukan tembakan beberapa kali ke dalam mobil dari arah sebelah kanan buat menghentikannya. Namun mobil tersangka terus berupaya kabur, hingga menabrak kira-kira kendaraan lain.

Di mobil berhasil dihentikan di Hidup Soekarno Hatta/Arengka (tepatnya di pendahuluan Showroom Arengka Auto Mall Pekanbaru),   petugas berhasil menangkap para tersangka beserta barang bukti narkoba macam sabu dalam kemasan teh.

“Dari kedua tersangka, tim mengamankan barang bukti berupa 16 (enam belas) bungkus besar yang berisikan narkotika jenis sabu & 2 (dua) tas ransel warna hitam dan coklat, 1 (satu) unit Mobil jenis Opel Blazer warna Hitam BM 1306 VW serta 2 (dua) hand phone dengan rincian Iphone warna silver serta Samsung android warna hitam, ” katanya.

Para simpulan dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tarikh 2009 tentang Narkotika, dengan Ancaman Hukuman mati atau penjara paling singkat 5 (lima) tahun, memutar lama 20 (dua puluh) tarikh.

Lihat video gerak-gerik kejar-kejaran pengungkapan kasus narkoba pada bawah ini: