Nasib Penerima Subsidi Gaji Rp600 Seperseribu yang Rekeningnya Non Himbara

VIVA   –  Pencairan bantuan gaji pekerja sebesar Rp600 ribu gelombang pertama masih dilakukan saat ini. Sudah tersedia 11, 8 juta rekening praktisi penerima insentif Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) terhantam Virus Corona tersebut yang lolos validasi.  

Pencairan gelombang pertama dikerjakan bertahap per batch . Hingga kini pencairannya diketahui baru sampai batch ketiga. Pencairan dikerjakan melalui bank penyalur termasuk bank anggota Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara. Seperti, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), serta PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).

Meski sudah tervalidasi dari BPJS Ketenagakerjaan, Kementerian Ketenagakerjaan  hingga Kementerian Keuangan, kemajuan proses pencairan insentif itu sampai ke penerima masih tergantung pada bank.

Baca juga:   Aturan Pesepeda Terbit, Gedung Harus Siapkan Parkir Sepeda

Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kegiatan,   Haiyani Rumondang, mengungkapkan, sokongan itu bisa lebih cepat diterima jika rekening penerima berasal dari bank Himbara.

“Bagi penerima manfaat yang sesuai persyaratan, dan banknya sama di Himbara, ya tentu proses langsung, ” ungkapnya.

Dia mengatakan, selain bank Himbara, puluhan bank swasta dan bank pembangunan daerah menjadi penyalur motivasi ini. Hal itu sesuai dengan rekening para pekerja penerima yang telah sesuai persyaratan.  

“Misalnya bank swasta dan BPD, jadi masing-masing menyalurkan  ke penerima manfaat. Prosesnya jadi tidak sama, ada puluhan bank, ” ungkapnya.

Hal lain yang memengaruhi kecepatan transfer  bantuan gaji ini adalah regulasi dengan ada di bank penyalur swasta itu. Sebab, pemerintah tidak bisa mengintervensi lebih lanjut.

“Tentu sesuai regulasi bank, prosesnya ada satu hingga dua hari lebih, ” tuturnya. (art)