Knockout: Laga Mengerikan Petinju Calon Juara Sampai Lumpuh Total

VIVA â€“ Dibalik gelamornya hidup petinju juara dan dibalik gemuruhnya sorakan penonton, ada hal yang selalu menghantui seorang petarung menuju ring bertanding. Mereka berpotensi keluar dari ring bukan menjadi orang yang sama. 

Olahraga bertarung tak kenal ampun, dua petarung menghancurkan satu sama lain untuk menjadi juara. Meski ada aturan agar keselamatan petarung diperhatikan betul, tapi itu bukan jadi jaminan segala hal bisa terjadi di olahraga brutal ini. 

Dan itulah yang terjadi pada Prichard Colon, petinju muda dengan prospek cerah dengan rekor profesional 17 menang dan 1 kali kalah. 1 Kekalahan yang didapat merubah segalanya untuk Colon. 

Pertarungan tahun 2015 tidak hanya menghancurkan mimpinya namun juga hidupnya. Colon lahir di Florida tahun 1992, sejak kecil dia sudah menunjukkan ketertarikan pada tinju. 

Usia 10 tahun dia dan keluarganya pindah ke Puerto Rico dan mewakili Puerto Rico di kompetisi masa depan. Orang banyak mengenalnya sebagai si petinju tinggi.

Namanya mulai melambung setelah memenangkan 5 gelar nasional. Dia juga berhasil memenangkan medali emas dalam 2010 youth championship. Colon lalu memutuskan ke arah profesional dan meninggalkan karier amatirnya dengan catatan 170 kemenangan dan hanya 15 kali kalah.